Si Penelepon "Merah" - AA. Yonk-Q

Si Penelepon "Merah"

Sore tadi, aku dikejutkan kembali oleh SMS, seorang kawan dari Lombok Timur, yang menyatakan bahwa, seseorang warga dikampungnya dikebumikan karena wafat, akibat menerima sms/telpon dari si "penelepon Merah".... dalam pesan singkat kawanku tersebut, agar kerabat, keluaga dan handai tulan behati hati menerima telpon yang tidak jelas identitasnya tersebut dan dengan tanda warna merah...


konon katanya apabila kita menerima telpn tersebut, si penerima akan dihisap darahnya hingga "tewas"... masih info dari kawanku tersebut, bahwa Camat setempat sempat menghadiri pemakaman korban tersebut, bahkan pihak keluarga sempat kewalahan melayani pengunjung yang berjumlah rbuan orang, atas gegernya meninggalnya korban "sipenelepon merah" tersebut.

Isu "si pnelepon Merah" yang beredar via sms dewasa ini sangat santer, bukan saja di Lombok bahkan diseleuruh Indonesia, tak heran media televisi sempat memberitakan tentang kebenaran asal usul berita tersebut, sebut saja METRO TV dua hari yang lalu pernah menayangkan berita serupa, bahkan meng counternya", bahwa isu tersebut tidaklah benar adanya, mungkinkah...?

Terlepas dari semua fakta dan ilusi diatas, akan tetapi ada sebuah anggel dari isu tersebut, yaitu "Keresahan Publik" atas suasana yang diciptakan, disana sini beberapa kawanku yang coba dikontak via handphone sebagian mailbox, padahal saat ini aku punya kepentingan mendesak dengannya, disisi lain sebagian besar konsentrasi masyarakat tersedot pada hal hal yang absurd, kenapa demikian... ya karena memang masyarakat Indonesia cendrung suka dengan hal hal mistis nan modernis...

akan tetapi sadarkah kita bahwa memang di era Penguatan Demokrasi ini, reproduksi isu publik sangatlah "mempan" untuk mengkatrol reting Penonton Televisi, begitu pula para pejabat pelaku pidana paling tidak,bersendawa untuk tidak disoroti, atau fenomena "training" masyarakat untuk kecerdasan emosi politik,,, hingga "elite" di indonesia hobinya menciptakan dinamika dengan mereproduksi isu, ya terserahlah... bagaimana kita melihat persoalan itu..!

yang jelas "si penelopon merah" telah menjadi icon pemeberitaan media dan telah terkonstruksi menjadi fenomena masyarakat Indoensia dewasa ini...!

1 komentar:

Boim Lebon mengatakan...

yah namanya isu, perang produk, tp ngomong2 emang bener ada sms merah????

Syahadat, Demokrasi dan Nasionalism mengitari Blog ini, tidak berarti dijamin masuk surga, atau tidak disangsi kalau melanggar hukum atau juga mungkin paling berhak atas negara Bangsa ini"